Sabtu, 07 Januari 2012

Tanda tanda anak Keracunan Zat Florida

,

Tanda tanda anak Keracunan Zat Florida


Flourida memberikan efek positif pada kesehatan gigi. Dengan adanya flourida, remineralisasi permukaan gigi lebih dimungknkan sehingga gigi lebih kuat. Flourida dapat berupa flourida sistamik (ditelan) atau flourida topical (dipaparkan langsung ke gigi).http://topartikel-kesehatan.blogspot.com/2012/01/tanda-tanda-anak-keracunan-zat-florida.html
Flourida secar alami terkandung did alma air dan beberapa bahan makanan, seperti ikan dan teh. Sementar air mineral yang banyak di pasaran tidak mencantumkan kandungan flourida di dalamnya. Sementara produk- produk yang biasa digunakan sehari-hari yang terkadang mengandung flourida yang tidak begitu dipublikasikan seperti pasta gigi atau permen pemutih gigi.

Pada tubuh anak-anak, penyerapan flourida lebih besar dibandingkan orang dewasa, hal ini bukan hanya tidak bermanfaat bahkan cukup berbahaya. Overdosis karena mengkonsumsi flourida berlebih atau menelannya langsung dapat berakibat fatal. Tablet flourida dan pasta gigi seperti obat-obatan dan pasta gigi adalah beberapa yang bisa dijauhkan dari jangkauan anak. Flourida sangat reaktif dan mampu menembus hingga ke dalam tulang dan sel tempat substansi ini terakumulasi. Memang permukaan gigi menajdi lebih keras, namun gigi itu sendiri menjadi lebih rapuh. Flourida juag mengurangi inteligensi manusia, terutama pada anak yang sejak dini telah keracunan fluor. Level IQ mereka lebih rendah dibandingkan anak-anak yang tidak terpapar fluor pada segala kelompok umur yang didaftar.

Tanda-tanda keracunan flourida di antaranya adalah : mual, sakit perut, keluarnya air liur berlebih, keluarnya air mata, keluarnya cairan kental dari hidung dan mulut, berkeringat, sakit kepala, diare dan rasa lemah.
Flourida dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti :

Osteoporosis dan Artritis
Retak panggul
Kanker
Infertilasi
Kerusakan Otak
Penyakit Alzheimer
Ada tiga bahan dalam pasta gigi yang dinilai her¬bahaya. Fluorida berbahaya jika tertelan, sorbitol dan sodium lauryl sulfat bisa mengakibatkan diare, terutama pada anak-anak. Setiap kali anak menggosok gigi, ada kemungkinan besar sedikit "residu" pasta gigi masuk ke perut anak dan jumlah ini semakin bertambah setiap kali memakai pasta gigi. Satu sendok teh pasta gigi berfluor bisa membunuh anak kecil, terlebih lagi efek jangka panjang “residu” pasta gigi yang masuk ke tubuh manusia.
Baca Selengkapnya

Jenis Permainan Anak untuk untuk Meningkatkan Stimulasi

,

Jenis Permainan Anak untuk untuk Meningkatkan Stimulasi


Bermain merupakan kegiatan yang dilakukan seseorang untuk memperoleh kesenangan, tanpa mempertimbangkan hasil akhir. Terutama halnya pada anak-anak, sementara adaorang tua yang mengira bahwa anak yang terlalu sering main, akan menyebabkan anak malas belajar dan bodoh. Pendapat ini kurang bijak karena beberapa ahli menyebutkan bahwa bermain sangat bergunan untuk perkembangan jiwa anak. http://topartikel-kesehatan.blogspot.com/2012/01/jenis-permainan-anak-untuk-untuk.html
Saat ini orang tua sepertinya memaksa anaknya untuk selalu membaca buku, sementara tidak memperhatikan kemmampuan anaknya untuk menyerap pelajaran dari buku tersebut. Hal ini tentunya tidak menguntungkan siapapun. Sementara dis elang waktunya, si anak bermain dengan segala iamjinasinya, misalnya menyusun balok dan bermain rumah-rumahan, yang secara tersirat merupakan aplikasi mereka yangsedang membangun keterampilan hidup yang krusial dan menyiapkan otak mereka untuk tantangan yang kelak akan dihadapinya.

Manfaat bermain bagi anak adalah :

Berperilaku lebih baik
Berdsarkan penelitian, anak-anak berperilaku lebih baik di kelas ketika mereka punya waktu lebih banyak untuk bermain di taman. Anak-anak yang memiliki waktu istirahat 15 menit di sela pelajaran memiliki perilaku yang lebih baik selama di kelas. Sayangnya lebih dari 10.000 anak dalam penelitian ini hanya memiliki waktu jeda kurang dari 15 menit setiap harinya.
Bekerja dalam tim
Bermain juga mengajarkan anak berempati. Dengan bermain dalam kelompok anak akan belajar memperhatikan perasaan orang lain. Aktivitas bermain juga membuat anak belajar mengatur emosinya, keterampilan yang sangat membantunya menghadapi masalah di masa depan.
Banyak bergerak
Asosiasi Penyakit Jantung Amerika merekomendasikan anak-anak berusia di atas dua tahun harus melakukan aktivitas fisik yang disukainya sedikitnya sejam setiap hari. Bukti ilmiah juga menunjukkan anak yang aktif akan tumbuh menjadi orang dewasa yang aktif dan lebih menyukai olahraga.
Meningkatkan kemampuan belajar
Makin baik hasil tes aktivitas fisik anak, makin bagus pula kemampuan tes akademik mereka. Walau terkesan main-main namun dari berbagai permainan yang dilakukannya sebenarnya anak bisa belajar banyak hal, seperti matematika dan kemampuan berbahasa.
Membuat gembira
Bermain merupakan dunia anak. Kegembiraan dari aktivitas permainan telah diteliti oleh kelompok peneliti di sekolah lingkungan miskin yang anak-anaknya banyak yang putus sekolah. Mereka mengajarkan anak-anak aneka permainan di taman bermain. Hasilnya diketahui anak-anak merasa lebih aman dan merdeka setelah bermain. Seperti halnya orang dewasa yang butuh waktu jeda untuk melepaskan tekanan, anak-anak juga.
Macam-macam permainan untuk perkembangan jiwa anak :
Permainan aktif :

Bermain bebas dan spontan
Dengan permainan ini anak melakukan eksperimen atau menyelidiki, mencoba dan mengenal hal-hal baru.
Sandiwara
Anak menirukan karakter yang dikagumi dalam kehidupan nayta dan mass media.
Bermain Musik
Anak mengembangkan tingkah laku sosialnya, dengan bekerja sama dengan teman-teman dalam musik, memaninkanalat music dan menyanyi.
Mengumpukan atau mengoleksi sesuatu
Rasa bangga anak telah mempunyai koleksi unik atau koleksi yanglebih banyak dibandingkan teman-temannya.
Permainan Olahraga
Mengembangkan fisiknya yang sedang masa pertumbuhan serta mendorong sosialisasi anak.
Permainan Pasif :

Membaca
Memperluas wawasan dan pengetahuan anak, sehingga mereka mengembangkan kreativitas dan imajinasinya ke arah yang lebih baik.
Mendengarkan radio
Menambah pengetahuannya dengan mendengar. Namun, harus dipastikan bahwa siaran tersebut memang untuk anak dengan bahasa yang sesuai dengan mereka.
Menonton Televisi
Siara yang berkualitas dan bertanggungjwab dapat meningkatkan daya pikir anak untuk menjadi lebih mengembangkan imajinasinya dengan apa yang dilihatnya.
Baca Selengkapnya

Tips Memilih Pampers(Popok) Anak Bayi

,

Tips Memilih Pampers(Popok) Anak Bayi


Memilih jenis popok rasanya menjadi salah satu tugas terberat bagi seorang ibu. Beberapa dilemma antara fungsinya yang membuat praktis, harganya yang cukup mahal dan juga teknologi penyerapan yang semakin modern ataupun model yang makin stylish. Yang pasti prioritas seseorang berbeda-beda dalam memilih popok untuk anaknya.http://topartikel-kesehatan.blogspot.com/2012/01/tips-memilih-pamperspopok-anak-bayi.html
Finansial
Dari segi harga, jika titik berat seorang ibu adalah penghematan, jenis popok kain tradisional mungkin menjadi pilihan utama dibandingkan dengan popok sekalipakai. Kualitas popok kain ini akan menurun setelah dicuci-pakai selama 5 kali. Hal ini bisa menyebabkan iritasi pada anak.

Ruam popok
Ruam popok terjadi karena penggunaan popok yang salah sehingga terjadi iritasi yang dipicu oleh urine dan feses bayi. Ruam ini biasanya berwarna kemerahan disertai lecet ringan dan gatal di daerah sekitar bokong yang cembung, di area kulit yang menempel dengan popok, dan pada daerah lipatan kulit.

Ruam ini bisa dicegah pada penggunaan popok kain karena orangtua bisa segera mengetahui jika popok bayi mulai basah. Sedangkan disposable diaper terkini yang dilengkapi dengan indicator untuk mengetahui tingkat kebasahan.

Isu lingkungan
Kelestarian bumi merupakan tanggung jawab seluruh manusia. Popok kain, membutuhkan proses pencucian, dengan penggunaan deterjen, pemborosan air, pemborosan listrik, dll. Sementara beberapa jenis clodi mengggunakan micro fiber yang sulitterurai dalam tanah sebagai bahan dasar pelapis. Sementara popok sekali pakai yang harus diganti minimal 8 kali sehari atau nyaris 3.000 popok per tahun untuk setiap bayi. Bekas popok yang mengandung banyak bahan kimia itu akan menggunung dengan waktu daur ulang alami 200-500 tahun.

Potty training
Penggunaan popok kain mempercepat potty training, logikanya adalah anak bisa langsung merasakan ketidaknyamanan sesaat setelah buang air kecil atau buang air besar jika dia mengenakan popok kain. Bukan begitu halnya dengan penggunaan pada popok sekali pakai, karena anak akan merasa selalu kering hingga limit kemampuan popok tersebut. Dengan merasa basah, akan otomatis mengajak anak dengan sendirinya ke toilet.

Praktis
Alasan utama penggunaan popok sekali pakai adalah kepraktisannya. Terutama pada saat berpergian atau pada saat anak tidur pada malam hari.
Baca Selengkapnya

Bahaya dari Jajanan Anak di Jalan

,

Bahaya dari Jajanan Anak di Jalan


Jajan di jajanan jalanan sepertinya sudah menjadi trend anak sejak dulu. Walaupun sudah diberi bekal dari rumah, si Kecil kadang membeli jajanan jalanan terbawa dan tersugesti dari teman-teman. Untuk hal yang satu ini ada baiknya orangtua memberi perhatian extra budaya jajan tak sehat tersebut.
http://topartikel-kesehatan.blogspot.com/2012/01/bahaya-dari-jajanan-anak-di-jalan.html

Tiada bekal apalagi akan menjadi alasan utama anak yang merasa kelaparan di sekolah. Pola hidup orangtua akan mempengaruhi kebiasaan si Kecil. Contoh: Orangtua yang tidak menyiapkan bekal karena terburu-terburu serta ketergesaan lagin di pagi hari. Orangtua harus lebih arif dan bijaksana dalam mengelola makanan anak sehingga jajan di luar rumah dapat dikesampingkan. Bila hendak jajan, setidaknya pilihlah penganan yang layak harga, ada jaminan higienisnya, bahkan lebih baik lagi menyiapkannya di rumah.

Bahaya kandungan jajanan jalanan antara lain:
Air mentah, beberapa penjual minuman segar seperti dawet, cendol, sirup dsb tak semuanya menggunakan air matang untuk dagangannya. Hal ini karena harga bahan bakar  yang tinggi yang tidak menutup untuk harga penjualan. Padahal ini sangat bahaya, minimal diare dapat menyerang si Kecil.

Pemanis dan pewarna buatan, jelly dan permen-permen ataupun kue-kue kecil yang djajakan di lingkungan sekolah tak layak bagi kesehatan. Gula dan pewarna buatan memiliki harga yang cukup jauh dengan gula alami. Padahal jika dikonsumsi dalam waktu yang lama, para ahli menyatakan dapat mengganggu sirkulasi darah, hiperaktif, kanker hingga gangguan mental.

Bahan narkoba, belakangan ini ada kasus yang menyatakan seorang penjaja makananyang menawarkan perme yang dibubuhi narkoba. Si Kecil bisa kecanduan dan menjadi budak narkoba dalam masa depannya.
Kemasan Plastik, hamper semua bahan makanan anak-anak di sekolah dikemas dalam plastik.

Pembungkus gorengan, pembungkus es, dll. Padahal tidak semua plastik ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan. Bahan plastik yang terbuat dari campuran bahan kimia ini bisa memberikan andil penyakit kemudian hari.
Trik mengantisipasi budaya jajan jalanan:
  1. Ajak bicara dan ber pengertian tentang bahaya penganan di luar rumah
  2. Jadwalkan waktu yang regular agar anak bisa sarapan di rumah.
  3. Jika memungkinkan, beri anak bekal makanan dan minuman dari rumah untuk mengantisipasi rasa lapar si Kecil.
  4. Mengolah makanan secara kreatif dan variatif.
  5. Meberi uang jajan tidak berlebihan dan mensugesti untuk menabung.
Baca Selengkapnya

Tips Kembangkan Kreatifitas Si Kecil

,

Tips Kembangkan Kreatifitas Si Kecil


Pada dasarnya semua anak adalah kreatif, dan selalu ingin tau hal-hal baru, hanya saja yang membedakannya adalah pembatasan-pembatasan dari lingkungan dan rasa antusiasme si Kecil yang bervariasi. Sebagai orangtua, kewajibannya adalah mengexplor bakat dan minat si Kecil sejak dini. Tidaklah sulit karena dengan sendirinya kemampuan-kemampuan yang menonjol akan keluar dan terlihat dengan jelas, orang tua hanya perlu memfasilitasi dan mengembangkannya sebagaimana aslinya.

Tidak menuntut keinginan
Sosok orangtua yang baik bukanlah yang menuntut segala sesuatu sesuai dengan keinginannya. Contoh: menginginkan si Kecil menjadi ahli musik sedangkan bakat si Kecil lebih suka menggambar yang menjurus kepada seni rupa. Hal ini tidak akan berhasil karena ketidakcocokan minat. Sebagai orangtua, harus dapat menerima kelebihan dan kekurangan si Kecil. Selalu dapat mensugesti bahwa dia mampu.

Anak adalah unik
Seringkali orangtua membandingkan si Kecil dengan anak lain, seolah-olah selalu saja ada kekurangan si Kecil. Orangtua harus selalu menyadari bahwa anak adalah unik. Masing-masing individu sama dengan halnya dengan orang dewasa, tidak suka dibandingkan dengan orang lain, dan tidak akan bisa disamakan dengan anak lain.

Kreatifitas multidimensi
Wujud kreatifitas si Kecil bisa saja berbeda-beda, setiap pulang dari sekolahnya mendapatkan hal baru yang ia sukai, akan langsung ia pamerkan kepada orangtua di rumahnya, namun, jika kreatifitas tersebut tidak ia sukai dan tidak mengambil sedikitpun perhatiannya, dengan dipaksapun akan sulit dikembangkan. Contoh : si Kecil mendapat cara-cara cepat dalam menyelesaikan masalah-masalah dalam matematika, ia akan mencoba memamerkannya kepada orangtua bahwa ia bisa dengan cepat dalam berhitung, namun pada saaat ada pelajaran seni tari di sekolah, ia tidak akan mengulanginya di rumah. Kreatifitas itu mulitidimensional, dan setiap anak memiliki dimensi kreatifitasnya sendiri-sendiri.

Memberi contoh
Memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap apa-apa yang tengah dikerjakan oleh anak-anak kita, misalnya dengan ikut melakukan aktifitas bersama anak dan memperkenalkan hal baru dan gagasan-gagasan yang berhubungan dengan aktifitas tersebut. Beri tahu cara yang baik, resiko serta keuntungannya dan biarkan si Kecil berfikir tentang hobby barunya itu. Berikan waktu, tempat, kemudahan dan bahan-bahan agar si Kecil semakin kreatif.

Lakukan dengan santai
Biasanya orangtua lebih menyukai melihat langsung hasil jadi dari kreatifitas anak, dan bukan proses belajar mencapai tujuannya. Padahal dalam prose situ akan terlihat dengan jelas bagaimana mereka memecahkan masalah, berusaha dan menikmati keberhasilan. Lakukan proses ini dengan santai dan dengan perspektif si Kecil, bukan atas dasar cara pandang seorang dewasa. Ketegangan dankekakuan hanya akan membuat si kecil tidak enjoy dalam mengembangkan bakatnya.
Selalu kembangkan ciri anak kreatif sebagi berikut :
  1. Spontan
  2. Rasa ingin tahu
  3. Lancar berpikir
  4. Detail oriented
  5. Orisinalitas ide
Baca Selengkapnya
 

Top Artikel Kesehatan Powered By Blogger Theme Desain By Ellin Nurlina